PT Intan Kenkomayo Indonesia, Produsen Olahan Telur Nasional Siap Tingkatkan Ekspor

15 Oktober 2021

Jakarta, 15 Oktober 2021 – Sebagai perusahaan penyedia makanan berbahan dasar protein hewani, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) berupaya untuk dapat terus mengembangkan rangkaian produk yang dihasilkan, salah satunya melalui PT Intan Kenkomayo Indonesia (IKI). Didirikan pada 2013, IKI merupakan perusahaan join venture antara PT So Good Food, anak usaha JAPFA, dan KENKO Mayonnaise Co., Ltd, sebuah perusahaan asal Jepang, yang fokus dalam produksi dan penjualan telur cair pasteurisasi, mayones, saus salad, dan produk berbahan dasar telur lainnya.

Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs JAPFA menuturkan, “Upaya JAPFA dalam mengembangkan ragam produknya bertujuan untuk dapat terus memenuhi kebutuhan pasar yang juga terus berkembang, serta untuk memaksimalkan penyerapan produksi telur nasional. Oleh karena itu, melihat peluang bisnis yang ada, JAPFA terus mengembangkan usaha pengolahan telurnya.”

Sejak awal berdiri pada 2013, IKI meluncurkan merek konsumen yang bernama “Omayo” untuk memenuhi pasar dalam dan luar negeri yang terus berkembang. Selain itu, saat ini di Indonesia produk telur cair pasteurisasi sangat diminati produsen kue dan roti serta horeca, karena dapat meningkatkan efisiensi produksi dan lebih higienis.

Dengan fasilitas teknologi dan sumber daya yang dimiliki, IKI terus mengembangkan produknya hingga kini telah berhasil menjangkau pasar retail (supermarket, pasar tradisional), hotel, restoran, katering, serta business to business (B2B).

Eddy Sukianto, General Manager IKI, menambahkan, “IKI juga menawarkan berbagai layanan, mulai dari persiapan inovatif untuk memenuhi hidangan atau kebutuhan tertentu, memasok bahan-bahan kepada pelanggan, bahkan menyediakan produk yang dibuat khusus untuk pelanggan (Personal Brand/PB) yang dikembangkan secara eksklusif oleh tim penelitian dan pengembangan kami.”

Saat ini IKI memiliki kapasitas produksi Liquid Egg sebesar 1.200 ton/tahun, mayonais 2.000 ton/tahun, dan Sauce 3.000 ton/tahun. Dengan kapasitas tersebut, setiap tahunnya IKI menyerap produksi telur cangkang nasional sekitar 1.750 ton. IKI juga telah mengantongi Sertifikat Halal dari MUI dan Global Food Safety Initiative (GFSI) dari British Retail Consortium (BRC issued 8). Bahkan sejak 2014, IKI telah berhasil melakukan ekspor ke Jepang, Amerika Serikat dan Singapura.

“Kedepannya kami akan berupaya untuk terus mengembangkan produk kami agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, baik di pasar dalam dan luar negeri. Kami optimis dengan kualitas yang ada, kami dapat membantu industri F&B untuk berinovasi dalam menciptakan produk-produk baru dan terus mengembangkan industri pengolahan telur di Indonesia,” pungkas Eddy.

close
Back to Top